|
|
|
|
| Home | About Indonesia | Our Embassy | Consular | Information | Education | Media/Press |Other Link | |
|
|
KEBIJAKAN EKONOMI LUAR NEGERI |
|
| UMUM INDUSTRI PARIWISATA BILATERAL MULTILATERAL |
Pelaksanaan kebijaksanaan kerjasama ekonomi luar negeri
Arab Saudi cukup mantap berkat kekayaan minyaknya, karena sampai
saat ini minyak masih merupakan sumber energi utama di dunia,
sedangkan Saudi merupakan salah satu negara pemasok minyak
terbesar didunia. Namun demikian Saudi terus melakukan
diversifikasi ekonominya dalam upaya mengurangi ketergantungan
pendapatan dari sektor minyak yg diperkirakan akan selalu
mengalami fluktuasi harga. Untuk melaksanakan diversifikasi tersebut diperlukan
teknologi canggih dan modern, sehingga kerjasama dengan
negara-negara industri maju merupakan perioritas utama dalam upaya
mencapai sasaran alih teknologi. Kerjasama dengan negara-negara maju pada umumnya
dilakukan melalui program ekonomi ofset (the economic offset
programme) guna meningkatkan kemampuan sektor industri dalam
upaya melakukan persaingan di pasar lokal dan internasional. Arab Saudi menyambut baik dan memberikan berbagai
fasilitas bagi investasi asing dalam pembangunan bidang-bidang
industri, perminyakan dan ekonomi sesuai dengan kebijakan ekonomi
bebas yang dianutnya, serta tidak membatasi negara manapun yang
menanamkan investasi kecuali
Israel.
Disamping itu Arab Saudi juga memberikan kebebasan atas
keluar masuknya modal asing asalkan saling menguntungkan baik bagi
rakyat Arab Saudi maupun investor asing dalam aspek-aspek
perekonomian dan teknologi maju. Arab Saudi juga membina kerjasama dengan negara-negara
berkembang yang merupakan perioritas kedua setelah negara maju
serta sebagai pen-suplai tenaga kerja, bahan baku dan lain-lain
seperti dengan negara-negara Teluk (Gulf Cooperation Council (GCC),
negara-negara anggota Liga Arab, negara-negara anggota Organisasi
Konperensi Islam (OKI), serta negara-negara berkembang lainnya. Kerjasama ekonomi Arab Saudi dengan negara-negara Islam
pada umumnya dilaksanakan dalam rangka kerjasama OKI atau IDB. Bagi negara berkembang, Arab Saudi merupakan salah satu
sumber bantuan keuangan. Bantuan keuangan tersebut disalurkan
melalui antara lain Saudi Fund for Development (SFD), Islamic
Development Bank (IDB), OPEC Fund for Development dan lain-lain. Arab Saudi merupakan negara terbesar pemberi bantuan
pembangunan terhadap total GDP-nya serta merupakan negara terbesar
kedua pemberi bantuan materi kepada negara-negara berkembang.
|
Copright@2001, Embassy of the Republic Indonesia Riyadh