SAMBUTAN DUTA BESAR RI, MUHAMMAD M. BASYUNI

PADA UPACARA HUT PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE-59 TAHUN 2004

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

الحمد لله رب العالمين  الصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين  سيدنا ونبينا محمدوعلى آله وأصحابه أجمعين

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang saya hormati,

Pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Berkat rahmat dan ni’mat-Nya, pada hari ini seluruh bangsa Indonesia kembali memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaannya. Kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan panjang dan pengorbanan jiwa. Namun berkat semangat persatuan, rela berkorban, dan pertolongan Allah SWT, akhirnya perjuangan bangsa Indonesia tersebut membuahkan kemerdekaan. Oleh karena itu sudah sepatutnya pada hari bersejarah ini, kita mengenang jasa para pahlawan dan mendoakan semoga mereka berada di tempat yang mulia di sisi-Nya.

Semangat juang dan rela berkorban tersebut, patut pula kita teladani dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, agar tercipta negara Indonesia yang kuat, maju, makmur, dan demokratis. Hal ini sejalan dengan tema peringatan hari ini yaitu: “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Laksanakan Amanat Pemilu 2004 untuk Membangun Indonesia yang Bersatu, Maju, dan Demokratis.”

 

Saudara-saudara sekalian,

Pada tahun ini, bangsa Indonesia kembali menyatukan diri melaksanakan pemilihan umum. Suatu tahapan penting dalam menentukan perjalanan bangsa lima tahun ke depan. Pemilihan umum kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya. Seluruh rakyat Indonesia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, berkesempatan untuk memilih wakil-wakilnya di legislatif, serta secara langsung memilih presiden dan wakil presidennya. Dengan pemilu ini, partisipasi seluruh rakyat Indonesia semakin ditingkatkan untuk mewujudkan masyarakat madani yang demokratis.

          Dalam pelaksanaan pemilu di PPLN KBRI Riyadh telah berlangsung dengan sukses dan aman. Pada pemilihan anggota legislatif tanggal 5 April 2004, jumlah keseluruhan pemilih terdaftar sebanyak 10.112 orang dan tercatat sekitar 5.489 orang (54,88%) memberikan hak suaranya. Sedangkan dalam pemilihan presiden dan wakil presiden tanggal 5 Juli 2004, jumlah pemilih terdaftar sebanyak 11.740 orang dan mereka yang memberikan suaranya sebanyak 5.842 orang (49,76%). 

Berdasarkan hasil perhitungan suara di seluruh PPLN di berbagai negara, PPLN KBRI Riyadh termasuk memiliki prosentasi terbesar dalam hal jumlah mereka yang memberikan hak suaranya. Hal ini sungguh membanggakan sekali. Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat Indonesia dan kerja keras PPLN KBRI Riyadh.

Pesta demokrasi yang kita laksanakan ini belumlah usai. Tanggal 20 September 2004 mendatang, kita masih akan melakukan pemilihan presiden dan wakil presiden putaran kedua. Oleh karena itu dalam kesempatan ini, saya ingin menghimbau seluruh warga negara Indonesia untuk berpartisipasi menggunakan haknya. Mari kita turut serta mensukseskan pesta nasional untuk menetapkan pemimpin bangsa, yang sesuai aspirasi rakyat untuk membangun Indonesia yang bersatu, maju, dan demokratis.

 

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia,

Pada kesempatan memperingati hari proklamasi kemerdekaan RI ke-59 ini, saya ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di Arab Saudi, untuk lebih meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta menjaga nama baik bangsa dan negara. Mengingat situasi keamanan akhir-akhir ini, saya ingin menghimbau agar kita selalu bersikap waspada serta mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku di negara ini. Khusus bagi adik-adik pelajar yang hadir pada pagi ini, saya ingin berpesan agar selalu rajin belajar dan gunakan waktumu dengan sebaik-baiknya. Kembangkan kreatifitas dan imaginasi sebagai generasi penerus bangsa. 

Akhirnya, marilah kita bersama-sama berdo’a, semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, perlindungan, dan anugerah kepada kita semua. Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, mari kita membangun demi mewujudkan Indonesia yang bersatu, maju, dan demokratis.

 

Sekian, “DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA, MERDEKA

 

Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

                                                          Riyadh, 17 Agustus 2004